Tuesday, June 10, 2014

Haaiii semuanyaa??apa kabar? semoga semua dalam keadaan sehat walafiat di tengah riuhnya menyambut pesta demokratis pemilu capres 2014. Sudah pada punya pilihan kan? gunakan hak pilih kamu yahh jangan sampai golput, karna satu suara kamu akan menentukan nasib bangsa negara kita. Kali ini aku mau share tentang hasil make up fantasi yang aku buat dengan tema horor,hihihi. Apalagi yang mau dihororin sih yaz, muka da horor gitu :D
Sebenernya buat make up look ini da lama sih cuma baru sempat diposting aja maklum aku kan lagi sibuk macem-macem, syuting, pemotretan, wawancara, konser, de el el ---> mulai ngaco :D
oke deh langsung cuuusss lihat potonya aja yah...
Belum nyeremin kan :P








Maafkan penampakan dua poto di atas ada perbedaan lighting. Maklum aku potonya pake camera pocket biasa. Dan soal photography aku masih perlu banyak belajar. Dua poto di atas padahal belum melalui editing tapi hasil lightingnya tetep beda kan...ah sudahlah gak apa-apa yah pemirsa :)

Bisa dilihat kondisi lighting yang berbeda di 3 pose ini,masih gak tau cara settingnya :X




Kalo ini sudah mengalami editing potonya,cuma potonya,orangnya masih asli kok :3


So what do you think guys???so pasti masih banyak kurangnya, mengingat ini hasil looksperiment ku pertama kali bikinmodel beginian. Belakangan sering terinspirasi oleh para beauty blogger maupun beauty vlogger baik dalam maupun luar. Aku belum bisa buat pictorialnya pemirsa, maklum masih newbie :3 buat yang penasaran sama adonannya apa aja sih buat bikin fake blood atau luka-lukanya itu, bisa langsung cus ke blognya salah satu beauty blogger favoritku, dari dia juga aku terinspirasi bikin looksperiment ini. Orangnya ramah banget karna aku pernah tanya-tanya and request review soal poto buat blog, dan diladeni dengan ramah :3 ini link nya pemirsa http://allseebee.blogspot.com/2014/02/pinned-wound-tutorial.html

okee see u soon yahh,,dadaahhhhh :*




Monday, May 5, 2014

Kali ini aku berbagi pengalamanku saat berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Kunjunganku kesana bukan karena aku sedang jalan-jalan dan liburan. Jadi saat ini aku sedang dalam proses menyelesaikan Tesis di program magister teknik di salah satu Universitas di Malang. Dan topik yang aku bahas untk penelitianku kali ini menggunakan TNTP sebagai lokasi penelitiannya. Pokoknya Tesisku temanya tentang investasi gitu pemirsa. Aku selalu tertarik dengan hal-hal yang berbau uang *sambil endus-endus uang*.
Buat yang belum tau and belum gugling apa itu TNTP, aku informasikan buat kalian kalau TNTP itu adalah Taman Nasional yang merupakan ibu kota orangutan terbesar di dunia, satu-satunya di dunia lho pemirsa, gimana gak bangga coba jadi WNI. Ya walaupun negara tetangga kita juga punya tapi TNTP ini adalah yang terbesar dan satu-satunya yang konsepnya adalah habitat asli. Maksudnya gima sih habitat asli?? jadi di TNTP ini orangutan nya memang dibiarkan hidup di hutan belantara yang sudah menjadi kawasan TNTP. Jadi beda dengan penangkaran orangutan atau yang biasa kalian lihat di taman safari dan kebun binatang. Makanya perilakunya pun juga liar karna mereka memang tidak direncanakan untuk dididik. Meraka benar-benar orangutan dengan segala kebiasaan dan perilakunya di alam bebas. Jadi waspadalah jika berkunjung ke TNTP karena kapan saja orangutan bisa melakukan tindakan yang tidak kita duga,tapi jangan takuttt...kan tiap perjalanan pasri ada ranger yang mendampingi. Ranger itu apa??jadi ranger itu seperti pawang, mereka yang bisa mengkondisikan si orangutan jika melakukan tindakan yang berbahaya.
Seperti biasanya, aku akan bercerita melalui foto-foto yang aku tampilkan (alesan karna males ngetik).

Pelabuhan Kumai
Start perjalananku dimulai dari rumahku menuju ke kantor Balai TNTP yang ada di Kumai untuk melapor bahwa aku akan melakukan penelitian dan menyerahkan surat ijin masuk kawasan TNTP untuk peneliti yang sudah diberikan di kantor Balai TNTP kota Pangkalan Bun. Setelah proses lapor melapor dan interview usai, aku langsung menuju pelabuhan Kumai. Foto di atas itu adalah salah satu sisi pelabuhan Kumai yang digunakan untuk perahu-perahu motor bersandar menunggu penumpang. Kalau untuk pelabuhan besarnya ada di sisi bagian lainnya.

Gak cuma oarang aja yang diangkut, sepeda motor pun bisa naik perahu motor ini XD


Pose bersama bocah-bocah yang baru pulang sekolah :)


Yang meringis pake topi itu adalah Mas Naryo, petugan BTNTP yang mendampingiku
Setelah melaju dengan perahu motor dan menjauh dari Kumai, perahu sudah berada di sebrang Kumai dan mulai masuk ke sungai-sungai kecil. Ada yang menarik perhatianku adalah, adanya rambu-rambu di sepanjang sungai yang beberapa kali aku temui. Ternyata ini digunakan untuk memandu pengemudi perahu untuk sampai ke lokasi tujuan, fungsinya pasti sama kayak rambu-rambu lalu lintas di jalan raya yang biasa kita jumpai.
Salah satu rambu-rambu lalu lintas sungai


(Bersambung)

Monday, March 24, 2014

Alhamdulillah akhirnyo terlalui juga seminar proposal tesis ku,,seronok sangat :D
Karna itu tandanya aku bisa segera pulang ke tempat keluargaku di Pangklan Bun Kalimantan Tengah. Buat yang belum tau, aku informasikan kalo orang tuaku tinggal di sana, tapi kita skeluarga asli wong jowo. Dan untuk persediaan selama puasa belanja kosmetik disana (maklum kota kecil jadi gak semua produk bisa di dapat). Dan aku beli adalah.....tentunya produk-produk umum yang sudah banyak diulas oleh para beauty blogger.


1. Garnier Lightening Peel - of Mask, harga 12rb an dapet 2 sachet. Kalo di aku 1 sachet bisa untuk 2x maskeran. Nah murah kan :D walo sebenernya niatku beli masker ini adalah untuk membuat adonan DIY latex karna aku mau bikin fx make up.
2. Masami Shouko brush yang seri 3P block eyebrush. Jadi ini 3 jenis brush yang dijadikan 1. Beli di Sogo TP 3 Surabaya dengan harga 98rb pas gak bisa kurang and gak boleh ditawar (ya iyalah emang di pasar pake nawar-nawar)
3. Revlon Lash Potion, ini maskara yang bikin aku penasaran, harganya 90rb. Dengan harga segitu maskara ini mengklaim bisa membuat bulu mata lebih bervolume dan panjang.
4. Revlon Touch & Glow. Ini sebenernya salah satu isi paketan yang aku dapet dari ikutan beauty class nya revlon. Tapi kalo beli harganya skitar 38rb an yang ukuran kecil.
5. NYX Eyeliner crayon 604 aku beli barengan sama brush masami di Sogo, harga 85rb
6. Revlon concealer medium light, dari dulu pengen punya concealer buat nutupin kantung mata dan spot-spot di wajahku. Aku beli dengan harga 75rb
7. Revlon Super Lustrous Lipstick 240, ini juga aku dapat dari salah satu isi paket pouch dari beauty class nya Revlon. Kalo beli harganya kisaran 35rb an.
8. Viva Queen Eyeshadow seri A, sebenernya cuma gara-gara punya palete eye shadow Coastal Scent yang warnanya banyak tapi yang dipake warna itu-itu aja, akhirnya belilah eyeshadow viva, karna warna ini yang sering aku pake sehari-hari.

Baiklah sekian dulu pamer-pamer belanjaan kuh yah, padahal yang dipamerin juga cuma gitu-gitu doang :D
Review nya menyusul yah.

Sunday, March 9, 2014

Mendadak melow kangen dirinya...dan akhirnya cuma bisa lihat poto,poto, dan poto. Yah semua memang akan indah pada akhirnya jika kita yakin bahwa janji Allah pada mereka yang tetap sabar dalam menghadapi cobaan adalah janji pasti dan terbukti. Pada intinya aku cuma ingin berpesan bahwa bersyukurlah dibalik penderitaan dan rasa sakit yang kamu rasakan, karna sesungguhnya Allah telah merencanakan hal yang luar biasa jika kamu bisa melalui semua itu. Apa yang kita terima sesungguhnya adalah buah dari apa yang kita tanam. Tanamlah kebaikan maka kebaikan pula yang akan kamu terima sekalipun harus melalui hal yang buruk terlebih dahulu. Rasa sakit, kecewa dan penantian yang tadinya aku pikir sia-sia ternyata berbuah sebaliknya....dan aku hanya bisa bersyukur dan tetap menjalani semua dengan sebaik-baiknya. Karna seperti yang pernah bapak bilang "tak ada badai yang tak berlalu, karna badai pasti berlalu".
Sejauh apapun jarak memisahkan, jika rasa itu memang ada apapun pasti diperjuangkan, tak perlu melihat seberapa besar pengorbanan itu, bagiku kamu datang mengunjungiku, menghabiskan waktu cutimu bersamaku, itu adalah hal yang slalu ku syukuri. Balikpapan, Bekasi, Batam, Singapore, dimana pun kamu bertugas pasti ada waktu yang kamu luangkan untuk mengunjungiku di kota ini. Take care Ka... :*



Monday, January 20, 2014




Tulisan ini aku buat semata-mata untuk berbagi pengalaman pribadi saja. Tidak ada unsur persaingan dalam bisnis atau marketing atau berebut konsumen.

Bulan februari tahun 2012 aku memutuskan untuk memasang telkom speedy di kosan ku. Maklum anak muda harus eksis mengikuti perkembangan berita baik dalam negeri,luar negeri,”luar angkasa juga kalo perlu” abaikan kalimat dalam tanda kutip. Aku memasang atas nama pribadiku sendiri. Proses gampang gak pake ribet, walau tetep menunggu beberapi hari dari proses pengajuan sampai aku bisa menggunakan akses internet speedy. Beda dengan proses pngajuan di Pangkalan Buun, Kalimantan Tengah , tempat tinggal ortu ku. Aku inget waktu pertama ngajuin permohonan pasang speedy disana ternyata setelah disurve petugas kok gak ada tindak lanjut lagi, akhirnya aku kembali mendatangi plasa telkom disana (asli sebenernya malu bolak-balik datang, tar dipikirnya hobi banget aku maen-maen ke plasa telkom -__-“ ). Setelah bertemu dengan mbak customer service, akhirnya dijelaskan kalo jaringan speedy di perumahan tempat tinggal ortu ku masih penuh jadi belum bisa mlakukan instalasi baru. Kok bisa yah kayak gitu, apa karna jaringannya terbatas atau memang dibatasi, sayangnya aku lupa menanyakan hal itu. Solusinya adalah menunggu ada yang nunggak bayar lalu diputus jaringan speedy nya atau menunggu ada yang memutuskan berhenti langganan speedy. Sipp !! bagus !! bener-bener gak solutif menurutku.
Ok kembali lagi pada pengalaman penggunaan speedy di kosan ku. So far so good, aku bener-bener di buat puas dengan kualitas jaringan speedy. Cuma aku memang agak curiga, biasanya untuk program promo memang kualitasnya bagus, tapi apakah setelah promo habis kualitasnya menurun?. Oh ternyata tidak, kualitasnya tetap stabil tapi tagihannya jadi gak stabil, entah disebabkan karna apa. Kalo 6 bulan masa promosi, tagihan tiap bulan kisaran 160 ribuan, ini untuk paket yang termurah. Setelah paket habis, wow..!!tagihan speedy ku tiap bulannya mencapai 260 ribuan, ckckckck...... dan kecewaku berawal dari ketika pihak telkom menghubungiku melalui telepon, menawarkanku sbuah program speedy baru yang bernama speedy indie home, dengan akses unlimited dan kecepatan yang lebih tinggi dari pada paket yang biasa aku gunakan. Mbak customer service mulai promosi panjang lebar soal program ini. Yang membuat aku berantusias adalah tiap bulan cuma 240 rb aku bisa menikmati speedy unlimited dan gratis telpon lokal maupun interlokal. Baiklah aku tertarik menggunakannya, walau aku tidak menggunakan keuntungan telponnya karna aku memang gak pasang pesawat telpon. Berkali-kali aku bertanya untuk meyakinkan bahwa tidak ada tambahan biaya lain kecuali aku terlambat membayar, dan dikatakan 240rb sudah nett. Ok, siipp!!deal aku mau pindah program ini.

Tapi tahukah sudara-sudarahhh apa yang terjadi??tagihan ku bulan ini setelah menggunakan program indie home (bulan pertama pmakaian program ini) adalah 272rb. OMG apa-apaan ini?aku benar-benar terkezut saat ditelpon, lagi-lagi mbak customer service yang memberitahukan jumlah tagihanku bulan ini, dan hari ini (tgl 20 januari 2014) adalah jatuh tempo pembayarannya. Kalau aku bayar besok berarti sudah kena denda 5% dari total tagihanku bulan ini. Aku dihubungi pukul 15.30 WIB, bukankah itu waktu yang tanggung untuk menghubungi customer jika harapannya customer bisa segera melunasi pembayaran. Iya kalau lokasiku dekat dengan plasa telkom atau dengan loket telkom. Dari situ aku benar-benar kecewa dan bete banget dengan pelayanan telkom speedy yang aku nilai tidak konsisten dalam menawarkan dan menginformasikan produk pada customer. Saat aku bertanya kenapa tagihanku kok membengkak, dibilang tagihan speedy sama telpon, aku jelaskan aku gak pasang pesawat telpon, dan jawaban andalannya adalah “silahkan melakukan komplain dengan mengunjungi plasa telkom”.
Ok sebelum tragedi ini (yahh...ini aku sebut sebuah tragedi versiku), bulan desember lalu aku sempat mengunjungi plasa telkom untuk melakukan konfirmasi penggunaan program indie home ini. Aku sempat bertanya apakah layanan gratis telpon bisa aku nikmati langsung begitu aku terdaftar di program indie home? Dan jawabannya adalah bisa, lalu bagaimana dengan pesawat teleponnya, apakah aku difasilitasi atau aku menyediakan sendiri, lalu jika aku menyediakan sendiri apakah aku perlu instalasi agar bisa menggunakan telepon?? Ternyata jawabannya adalah aku harus menyediakan pesawat telepon sendiri dan tinngal menyambungkan kabel yang sudah tersedia pada modem speedy ku pada pesawat telpon. Lalu aku meyakinkan lagi dan bertanya bahwa penggunaan telepon lokal maupun interlokal benar-benar gratis, dan jawabannya adalah iya tapi tetap ada biaya abonemen -___-“
Well setelah kupikir-pikir sama aja aku harus beli pesawat telepon, tiap bulan aku juga kena biaya abonemen kalau aku menggunakan pesawat telepon. Akhirnya kuputuskan untuk tidak menggunakan fasilitas gratis telepon dari program ini, sayang juga sebenarnya, tapi kalau dihitung-hitung bisa sama aja tagihan yang harus aku bayar dengan tagihan sebelum aku pindah ke program indie home. Jadi sebelum aku pindah program indie home tagihan tiap bulan ku berkisar 161rb, dan kalau aku menggunakan program indie home aku hanya membayar 240rb, selisih 21rb memang tidak terlalu banyak, tapi kan dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan jelas banyak keuntungan di program indie home, oleh sebab itu sudara-sudara aku memutuskan pakai program indie home.
Tapi...setelah mendapat kabar tagihanku bulan pertama pemakaian program indie home, aku benar-benar shock karna tagihanku lebih mahal dari yang di ipromosikan sebelumnya, bahkan lebih mahal juga dari tagihan sebelum aku pindah program ini :’(
Sebelum mengakhiri pembicaraan dengan mbak-mbak telkom yang menghubungiku itu, aku sempat bertanya rincian tagihan ku bulan ini, dia menyebutkan abonemen ku sbesar 72rb. Aku tambah kaget dan kubilang aku gak pake pesawat telepon dan gak menikmati fasilitas telepon knapa ada tagihan abonemen, dan aku mendapatkan jawaban yang seringkali ku dengar “silahkan konfirmasi ke plasa telkom ya ibu, kalau nanti ada kesalahan dari pihak kami, pasti akan diganti”.
So...bisa kalian simpulkan kan dimana kecewaku, kenapa aku merasa pelayanan masyarakat di Indonesia ini selalu seringkali payah, tingkat kepuasan konsumennya bener-bener tidak memuaskan. Saya rasa kalau ada studi untuk mengkaji kepuasan pelayanan masyarakat kok sepertinya tidak ada pengaplikasiannya, atau mungkin sudah tapi progresnya tidak terlalu signifikan.

Sunday, January 19, 2014


Hollaa pemirsa. Lamo tak bersua ya diriku, rindu tak dengan awak ni?? (ini pake bahasa apa sih ngomongnya belepotan gini) hehehehe...
Kali ini aku akan bercerita tentang salah seorang sahabat terbaiku. Sebelumnya sudah pernah aku ceritakan tentang seorang sahabatku yang bernama Dee. Dan kali ini giliran Boo yang ingin aku ceritakan, nama Boo sempat muncul di postinganku sebelum-sebelumnya, buat yang baca blog ku dari awal sampai akhir pasti masih inget :)

Kenapa aku memanggilnya dengan nama Boo??apakah dia seperti Boboho atau seperti tokoh kartun Makibo??hahahaha. Entahlah awal muasal nama Boo muncul gara-gara dia memanggilku dengan nama Bee. Aku tidak yakin betul sebutan Bee ditujukan untukku karna aku mungkin manis seperti madu yang dihasilkan Bee, atau aku imut seperti Bee, no no no and big NO. Aku tahu dan sangat hafal sosok sahabtku yang satu ini bukan tipe pria yang gampang memujiku dengan hal-hal yang baik. Bahkan sebaliknya, jadi aku menyimpulkan pasti ada makna yang tak tersirat di balik nama “Bee”, dan aku selalu memikirkanya untuk kemungkinan terburuk. Babi...ya itulah dugaanku yang muncul pertama kali waktu mendengar Boo menyebutku dengan sebutan Bee, menyedihkan memang, karna sosok Babi itu kan kecil, bulat, bantat, dengan hidungnya yang rupawan LoL sedangkan wujudku??u know lah pemirsa, bisa dilihat sendiri di poto-poto yang sudah aku tampilkan. Aku jauh dari gambaran seorang.....(berat rasanya mengatakan) Babi. Berhubung aku gak mau kalah, akhirnya aku memanggilnya dengan sebutan Boo, dan apakah makna yang tersembunyi dibalik nama Boo, xixixixixi......:D
 Boo = KeBo alias kerbau,bwahahahaha *ketawajahat*

Walau sampai sekarang tidak ada klarifikasi dari Boo soal arti Bee sebenarnya, dan dia juga tidak keberatan aku memanggilnya dengan sebutan Boo. Tapi apakah Boo sendiri nampak seperti kerbau??oh tentu tidak. He is a hansom guy, menurutku dia itu tipe nice guy, easy going, humble, friendly, dan mudah tersenyum (Boo...traktiiirrr yah habis aku posting ini :p). Tapi yang nyebelin, dia tuh unpredictable orangnya. Jadi terkadang dia suka melakukan hal-hal yang menurut dia gak masalah tapi menurut orang itu adalah masalah. Boo juga orangnya spontan banget banget bangeettt, trus dia juga lucuuukkkkk tapi gak pake unyu-unyu ya, inget umur inget umur (-__-)”

Dan sama seperti Dee, Boo juga sahabatku yang bisa diandalkan untuk hal apa pun, ciyus??ehemm pemirsa beneran serius, dia akan slalu siap sedia membantuku ktika aku butuh bantuan ataupun sekedar butuh tempat bersandar (tembok kaliii buat sandaran). Di mataku dia juga sosok yang gak pernah skalipun terlihat susah, sedih atau galau. Ni orang bener-bener ajaib menurutku, cara dia menyembunyikan atau memanage perasaan dia di hadapan orang lain bener-bener aku acungin 5 jempol, satunya pake jempol tetangga LoL. Ini yang mungkin bikin dia punya banyak temen dan banyak pula yang betah berteman dengan dia. Aura positif yang dimilikinya bener-bener buat orang betah berlama-lama bersamanya.

Ada banyak moment yang sudah kami lalui sebagai sahabat, dari mulai kita saling ejek di bangku SMP sampai akhirnya kita suka kluyuran and hang out bareng. Dari cerita pngalaman lucu kehidupan masing-masing, sampai curcol-curcolan. Ketika aku bilang lagi dalam masalah, dia juga gak akan berlama-lama untuk segera meluncur, mengunjungiku di Malang hanya untuk sekedar mendengar curhatku, menghiburku. Di mataku dia bener-bener sosok yang ajaib, magic pokoknya :)

Aku bersyukur Allah memberiku sahabat seperti Boo, buatku itu merupakan salah satu anugrah Allah yang luar biasa. Aku tahu kalian semua pasti juga punya kisah persahabatan dengan sahabat-sahabat kalian. Bagiku persahabatan itu sama halnya dengan cinta, semakin dipupuk, dia akan semakin subur. Pupuklah persahabatan kalian dengan ketulusan dan keikhlasan, itu yang bikin persahabatan jadi awet. Seperti persahabatanku dengan Boo..., aku memang sudah mengenalnya selama 14 tahun, tapi kita baru bersahabat selama 12 tahun. Aku ingin tali silahturahmi ini tetap terjalin sampai maut memisahkan, cie ciee bahasa nya :3

diambil 4 tahun lalu...versi skarang adalah bertambah tambun :P

Buat Boo : Aku tau kamu lelaki narsis yang memang layak narsis ^^b

Sunday, September 8, 2013

Kali ini tulisanku tentang jalan-jalan :)
Bertepatan dengan kedatangan seorang sahabat baik ku dari Kota Pahlawan akhirnya aku memutuskan untuk mengajaknya pergi ke salah satu lokasi pariwisata yang sangat populer di Jawa Timur, apalagi kalo bukan di kota Batu. Banyak sekali wahana pariwisata yang disuguhkan di kota Batu, salah satunya adalah Eco Green Park. Penasaran gak sih kok namanya berbau lingkungan gitu, yup tempat ini memang mengusung tema berbasis edukasi linkungan. Ini merupakan wahana baru yang dibangun Jatim Park group, lokasinya berada di satu area dengan Batu Secret Zoo, Museum Satwa dan hotel Pohon Inn, tepatnya di Jl.Oro oro ombo 9A, Batu - Malang. Masih bingung sama lokasi tepatnya? silahkan tanya lihat Google Map,hehehehe :P
Biaya masuknya murah kok, saking murahnya sampai gak tau berapa tarifnya (maklum di bayarin) :D
Tapi menurutku terbilang murah kok, untuk tarif silahkan cek disini ya pemirsa http://ecogreenpark.co.id/statis-5-tiket.html
Lama waktu yang dibutuhkan untuk menyusuri Eco Green Park adalah kurang lebih 3-4 jam. Waktu ini berdasarkan pengalamanku, mungkin bakal bisa lebih lama lagi kalo di tiap wahana kamu selalu menyempatkan diri untuk bernarsis ria dengan foto-foto dulu. Oiya untuk catatan penting, kalau kamu perginya musim hujan jangan lupa bawa jas hujan, berdasarkan pengalaman pribadi kmarin ternyata jas hujan membantuku untuk tetap dapat menikmati perjalanan kali ini di bawah guyuran hujan yang rada melow-melow, maksudnya gak deres banget, kalo deres banget apalagi dengan angin kencang ya mending cari tempat aman buat berteduh daripada masuk angin ya pemirsa :3
Ceritanya lebih enak pake poto-poto aja ya, pegel juga euy kalo harus menceritakan perjalananku kali ini. Ok cekidot gak pake dot *halah*

Toilet umum yg jadi background poto, bangunannya tercover oleh tanaman, bener-bener green architechture




































 

Copyright 2010 dare 2 DREAM.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.