Friday, October 3, 2014

Hai pemirsahhhh....huwa lama sekali sepertinya aku gak menjenguk blog pribadiku yang belum berani aku publish,hehehehe. Biarlah, suatu saat nanti aku akan mempublishnya, Insha Allah. Ada kabar baik nih, aku sudah dinyatakan lulus loh *sambil kipas-kipas* ecieeee. Bukannya mau pamer, cuma mau woro-woro aja, hahahahaha *tampar muka sendiri*. Bukan gelar yang aku dapat setelah lulus, yang paling penting dari perjalananku selama menempuh S2 adalah semua ilmu yang aku dapat bisa berguna dan bermanfat buat banyak orang, Amiinnn (ikutan di aminin yah :). Banyak banget suka duka, tawa, tangis, jatuh bangun aku mengejarmu....namun dirimu tak mau mengertii....lhoh kok jadi lirik lagu dangdutan???hahahahaha masih kebawa hawa bahagianya nih, yah walaupun revisinya banyak amit, amit aja gak banyak-banyak *halah*.

Aku rasa perasaanku sama seperti kalian yang pernah melalui masa-masa berat dan sulit menurut kalian. Masih terbayang jelas dan sepertinya baru kmaren-kmaren aku merasa hampir putus asa, nangis, gak bisa tidur tiap malam, saat-saat mencari solusi pemecahan tesisku. Tapi Alhamdulillah wa syukurillah, sgala effort, doa dan dukungan kluarga,sahabat dan orang-orang terdekatku termasuk si kangmas, merupakan hal yang luar biasa yang mengantarku sampai pada tujuan dimana sat ini aku berada. kalau ditanya apa bedanya menyususn tugas akhir S1 dengan S2??Pusingnya sih sama aja, nunggu dosen pas mau asistensi juga aku lalui di S2, dicoret-coret juga masih tetep aku lalui. Bedanya dulu S1 waktu ngerjain TA (tugas akhir) dikarantina di studio skripsi arsitektur, kalau di S2 ya karantina sendiri di kamar kos :D. Anyway plan setelah wisuda adalah ngurusi kerjaan dan prepare buat.......aduh kasih tau gak yah??kalian pengen tau gak sih??pengen tau banget atau pengen tau ajah??serius beneran pengen tau??Emmmm....kapan-kapan aja deh aku kasih taunya, ok see u soon, keep spirit and be positive ^^
Ini paspoto buat ijasah pas S1 dan S2, ada perbedaannya gak??yang jelas aku masih awet muda kan,bwahahaha :P

Saturday, July 26, 2014

Lebaran kali ini berbeda dengan lebaran tahun kemarin. Setiap tahun tidak pernah terasa sama lebaran-lebaran yang kulalui. Tapi dari situ aku bisa merasakan perbedaannya, terima kasih Ya Allah atas setiap perbedaan yang telah engkau beri di setiap lebaran-lebaran yang kulalui, begitu juga lebaran kali ini (Insha Allah). Tidak setiap lebaran aku selalu bisa berkumpul dengan kedua orang tua dan adik-adikku, juga tidak setiap lebaran aku bisa berkumpul dengan semua keluarga besar. Jika kalian bertanya apakah itu semua membuatku sedih? Jawabannya adalah “YA”, tapi yang paling membuatku sedih adalah ketika tidak bisa bersama kedua orang tuaku dan adik-adikku. Memang benar keluarga adalah tempat yang selalu membuat kita rindu untuk kembali pulang. Keluarga adalah tempat dimana terkadang semua beban yang kamu rasa akan hilang sejenak atau bahkan berkurang. Keluarga adalah tempat dimana kamu selalu bisa menemukan kehangatan. Tempat yang akan selalu menerimamu apa adanya dengan segala kesalahan yang pernah kamu buat, dengan segala kekurangan yang kamu miliki. 

source by: hilirmudik.com

Bisa dibilang aku selalu menjalani moment lebaran dengan situasi yang bergantian, jadi misalnya tahun ini aku bisa berkumpul dengan keluargaku, kemungkinan besar lebaran tahun berikutnya aku akan melaluinya sendiri. Selalu ada hal yang Allah perbuat untuk maksud tertentu saat aku tidak bisa melalui moment bahagia ini bersama keluargaku. Aku tahu rasanya lebaran seorang diri tanpa keluarga dan sanak saudara, aku tau rasanya bagaimana lebaran tanpa kedua orang tua dan adik-adikku, aku juga tau rasanya lebaran menghabiskan sepanjang waktu dikosan yang berasa sepi tanpa penghuni kecuali aku seorang diri. Tapi semua aku syukuri, banyak orang yang gak bisa merasakan apa itu mudik karna mungkin keluarga besarnya berada dalam satu kota atau malah tetanggaan. Tapi aku pernah merasakan moment mudik, saat harus berburu tiket murah, saat harus berdesak-desakan di kereta,bis,mabuk saat naek kapal, deg-degan saat akan take off, saat travel semakin dekat membawa kita menuju rumah, semua yang pernah aku rasakan, yang berhubungan dengan mudik, selalu membuatku bahagia. Thanks to My Allah. Lalu bagaimana selama perjalanan aku sudah membayangkan berkumpul, makan satu meja,bertukar cerita,bercanda,hhhh....semua lelah selama perjalanan pasti tergantikan saat melihat senyum dan tawa kedua orang tua dan adik-adikku menyambut kedatanganku. That’s why.....aku slalu merasa bersemangat saat akan mudik walau mungkin aku harus naek bis berjam-jam, atau harus rela mabuk laut, atau harus rela di jemput travel pagi buta pukul 2 pagi gara-gara jadwal pesawat jam 7 pagi. Dan lebaran kali ini aku kembali harus melaluinya tanpa kedua orang tua dan adik-adikku. Sedih rasanya  saat tidak bisa berkumpul dengan mereka di moment dimana kebanyakan semua orang melalui bersama keluarganya.

Keluargaku masih menggunakan tradisi jawanya saat hari raya tiba. Aku rasa sebagian besar dari kalian yang berasal dari jawa juga mengalaminya, saat dimana setelah sholat ied, pulang ke rumah, kemudian bapak ibu sudah berada di singgasananya, siap untuk menerima sungkeman dari anak-anaknya. Kalau di keluargaku, tradisi sungkeman ini lengkap dengan menggunakan bahasa jawa halus, atau krama inggil kalau tidak salah namanya. 
Dulu waktu aku kecil sehari sebelum lebaran aku pasti harus menghafalkan kalimat-kalimat yang biasa diucapkan saat sungkeman. Tapi sekarang tidak lagi, secara sudah berapa tahun aku melalui tradisi ini. Bahasa sungkeman yang aku gunakan gak ribet kok menurutku, kalimatnya seperti ini : “ Ngaturaken sugeng riyadin, bilih wonten kalepatan kulo nyuwun pangapunten. Mboten langkung kulo nyuwun tambah pangestunipun” yang artinya kurang lebih seperti ini “ Mengucapkan selamat hari raya, kalau ada kesalahan saya mohon maaf. Tidak lupa saya minta tambah doa restunya”. Kalimat ini biasanya digunakan saat aku sungkeman pada mereka yang dituakan, seperti kedua ortu ku, kemudian kakek nenek ku, dan kakak-kakak dari orang tuaku. Jadi adik-adikku pun juga melakukan sungkeman padaku *heheheh* tapi sayangnya adikku tidak menggunakan bahasa krama inggil seperti yang aku tulis di atas. Mungkin karena kita dibesarkan pada zaman dan lingkungan budaya yang berbeda. Jadi adik-adikku hanya menggunakan kalimat dalam bahasa Indonesia saja. Yang penting tradisi sungkemannya gak boleh hilang.

Terlepas dari segala tradisi lebaran yang ada di Indonesia, Hari Raya Idul Fitri tetap harus kita maknai dengan sungguh-sungguh. Sungguh-sungguh memulai semuanya dalam keadaan yang fitri, hati yang bersih. Tetap menjalankan amalan-amalan baik yang sudah kita kerjakan di bulan suci Ramadhan. Saling maaf memaafkan segala kesalahan baik lisan maupun perbuatan. Dan akhirnya aku juga mau ngucapin SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1435 H, Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin ya pemirsa. Selamat mudik buat yang lagi mudik, dan buat yang gak bisa mudik kayak aku jangan sedih. Lebaran gak cuma bisa di rayakan dengan mudik kan?jadi jangan galau. Allah selalu tau apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. Mudik dan tidaknya kita di hari lebaran pasti dengan sebuah alasan dan maksud. Jadi tetep be positif dan sambutlah hari kemenanganmu!!!



See you soon :*

Wednesday, July 23, 2014



Yahhh...benar adanya...maka sebelum kau mendoakan negara lain maka doakan negaramu sendiri,,


Bagaimana kita bisa “berhenti” ,
ketika televisi 24 jam non stop menyuguhkan informasi-informasi tanpa filterisasi. 
Bagaimana bisa “berhenti” ketika gadget berada digenggaman,
dan bisa mengakses semua tanpa batasan.
Bagaimana bisa “berhenti” ketika tak lagi tau
siapa yang tersakiti, siapa yang ternodai...
Tanpa kita sadari, sesungguhnya kita kelelahan dengan semua ini. 
Tak banyak yang menyadarinya, 
dan ktika menyadarinya pun tak banyak 
yang mau berhenti “mencari” apa yang seharusnya tak perlu dicari. 
Dan pada akhirnya pun,
perkataan-perkataan keluar dari mulut-mulut yang haus akan segelas air putih. 
Masih bertanya mulut-mulut siapa??
Mulut-mulut mereka yang masih “mencari” apa yang seharusnya tak dicari.

Kini aku kembali merasakan bagai bijak tak bertuan...
Mengais pagi yang tak kunjung mati...
Menangis sekali untuk kita yang terdzalimi...

Tak ada yang bisa ditutupi ketika cahaya menembus pandang cela di balik kemeja tipis yang dikenakan, katanya itu kemeja mahal....
buatan negeri sebrang, 
hadiah dari negeri adi daya.

Suara itu bergemuruh di balik bajuku, 
baju yang kugunakan sudah sangat tebal 
tapi tak bisa menyembunyikan suarah gemuruh itu. 
Apa kalian mendengarnya....?
Semua pasti bisa mendengarnya, 
kecuali kalian yang “TULI” dan "MATI HATI".


Disuatu malam, di kota Malang,
untuk Negeri yang Malang tapi selalu aku “banggakan”




"Akan datang kpd manusia tahun-tahun yg penuh tipu daya, dimana pendusta dipercaya dan orang jujur didustakan, pengkhianat diberi amanah dan orang yg amanah dikhianati" (HR Al Hakim)

Monday, July 14, 2014








Yihaaa....aku mau bagi-bagi hasil make over adik kos ku ke kalian pemirsah. Jadi ceritanya dia ini gak pernah dan bahkan gak suka dandan. Trus pas ada acara kondangan gitu dia bingung, secara mau makeup buat acara yang cuma sejaman aja masa kudu nyalon sih??nyalon juga gak murah dong untuk ukuran anak kos, mending duit lebihnya buat beli bakso bakar :D


Akhirnya dia memutuskan memberanikan diri untuk memakai jasa ku. Pastinya lebih murah dong yah tapi bukan murahan *tsaaahhh*. Eh tapi kenapa harus memberanikan diri??ya secara aku kan masih amatiran pemirsah, masih belajaran gitu. Pasti ada ketakutan gimana kalo hasilnya malah bikin muka ancur,bwahahaha.

Bismillahirahmanirahiimm.....


Dan hasilnya adalah.....

Gimana pemirsa hasilnya?? (itu hijabnya kurang rapi --")


Ok abaikan kostumnya yang gak ready yah :D



Ada bakat jadi model yah kayaknya,xixixi

Untuk hijab style seperti ini aku belajar dari tutorial salah satu beauty blogger favorit akyu pemirsah. Si mbak ajaib yang cetar membahana seantero jagad raya ini :D buat yang penasaran langsung aja main-main ke blognya Mbak Vindy


Detail makeup nya


Nah untuk detail makeup bisa dilihat kalau warna eye shadownya kurang all out yah?? Padahal itu da pake primer lho. Disini aku pake eye shadow coklat di blend sama warna orange jingga gitu. Trus bagian iner cornernya pake warna krem nude yang ada shimmernya gitu, ini juga skalian aku pake buat highlight. Contour pipinya gak klihatan juga ya :( tapi yasudahlah yang penting yg di makeupin da cukup puas. Alhamdulillah :)


Another hijab style (ini style hijab yang biasa aku pake)



Inner hijabnya kurang kedepan yahh :/





 Oke sekian dulu yahh...
See u soon :*

Saturday, July 5, 2014

Holaaa pemirsaa...
Senengnya bisa menyapa kalian semua. Oke kali ini aku mau membagikan hasil looxperiment ku dengan tema horor. Jangan takut yah, tapi maaf jika foto-foto ini membuat kamu tidak nyaman. I just want to share, and hope you guys gave me a lot of advice.

Untuk bahan-bahannya aku dapat dari si cantik Dila, salah satu beauty blogger favorit aku yang suka kasih ilmu-ilmu baru yang unpredictable :3
Adonan dari si cantik Dila ini, yang aku gunakan untuk membuat efek kulit pada bagian kantung mataku terbuka. Terus adonan ini juga berfungsi sebagai perekat aka lem. Jadi itu di bagian bibir yang seolah-olah aku jahit, itu pada bagian ujung-ujung tiap helai benangnya, aku kasih adonan persis seperti yang dibuat Dila. Untuk efek luka dibagian dahi, aku juga menggunakan adonan yang sama sebagai base dan makanan cepat saji super bubur. Jadi kenapa super bubur, karna waktu itu gak ada oatmeal di rumah, jadi aku pake super bubur :D. Bagusnya dia punya tekstur kepingan-kepingan gitu yang memudahkan kita menempel dan menata di atas dahi kita. Dan untuk adonan darahnya, aku juga dapat ilmunya dari Dila, tapi kalo Dila menggunakan pewarna berbentuk gel, aku pake yang cair biasa, soalnya gak nemu yang gel waktu itu, setelah itu tinggal dicampur sama sedikit kecap manis untuk memberi efek warna darah yang pekat. Yang penasaran sama adonan DIY untuk wax, langsung cuuss ke blognya Dila http://allseebee.blogspot.com/2014/02/pinned-wound-tutorial.html

 Oke berikut penampakan hasilnya.





Seperti biasa lighting tiap poto beda, aku juga gak tau kenapa pemirsahh. Karena aku pake kamera pocket biasa dan otomatis settingnya gak pernah aku ubah-ubah. Kalau ada yang tau cara setting camera pocket biar hasil lighting potonya sama, plisss kasih tau yah.


Maafkeun fotonya blur maklum pake camera pocket biasa :D

Deket bagian sudut dalam mata ada adonan wax yang gak tercover sama darah, hehehe

Selfi tema horor :D


 

Copyright 2010 dare 2 DREAM.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.