Tuesday, October 25, 2011

Haiii pemirsaaa....
Kyaaa...jangan pengen muntah yah baca judulnya :D yup bener banget aku memang sedang merasakan puncak kangen terdahsyat, hahahaha hiperbola banget yah :3
Kalian semua pasti pernah kan mengalami yang namanya rindu menggelora, membara. Dimana ada rasa atau hasrat yang ingin dilampiaskan tapi gak bisa, ibarat orang kebelet pipis tapi gak nemu toilet. Nah lhoo..gimana jadinya???

Aku mencoba merefleksikan rasa rindu aka kangen seperti orang yang kebelet pipis. Tersiksa bookk kalau ditahan, bener gak??bener banget kan??
Tapi gak semua orang rindu bisa direfleksikan sama lho. Contoh simple saat kamu rindu sama ortu dan sama pacar, hayooo...mana yang paling nyiksa??jujur deh jawabnya, pasti lebih nyiksa kangen pacar kan??hahaha gak usah malu pemirsa, sama kok aku juga ngerasanya gitu :D
Tapi rasa rindu ini menurutku gak bisa disimpulkan untuk mengetahui kadar rasa sayang kita lho yah. Jadi bukan berarti kita lebih sayang sama pacar ketika rasa rindunya lebih nyiksa sama pacar daripada ortu *ngeles*.

Jadi gimana sih sebenernya rasa rindu seseorang bisa dikatakan sebagai puncak kangen terdahsyat?

- Ada rasa yang bikin kamu gelisah tak menentu yang kamu sendiri tak bisa jelaskan dengan kata-kata. Yang kamu tahu cuma 1, kamu pengen ketemu dia. Titik.

- Rasanya nyesek di dada saat kamu lihat kumpulan photo dia yang tersimpan rapi di handphone, dompet ataupun di laptop kamu.

Yah aku rasa jika dua hal itu kalian rasakan, berarti kalian tengah ngalami yang namanya Puncak Kangen Terdahsyat.

Saturday, October 22, 2011


Malam ini aku kembali merindukan sosoknya, celotehnya yang ngawur dan sering membuat ku keberatan, tutur katanya yang jauh dari kelembutan yang sering  membuat ku hanya bisa geleng kepala. Mana mungkin aku bisa selamanya membenci sosok yang terlahir dari rahim yang sama, sosok yang pernah membuatku tertawa ketika aku merasa kesepian, sosok yang selalu mengalah ketika aku ingin menang sendiri. Dan di saat aku menyadari bahwa dia tak lagi berada di dekat ku, kerinduan itu seolah menjadi-jadi. Aku menjerit dalam batin, tak kuasa juga kuteteskan air mata ku ini untukmu adik ku...

Bagiku...semua terlalu cepat, kamu terlalu muda untuk menanggung segala beban yang sekarang telah menjadi tanggung jawabmu. Sungguh perih hati ini tak kuasa menahan segala pilu ku malam ini karna memikirkan mu. Salah kah aku yang tak bisa menjaga mu???Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik di hadapan mu dan di hadapan yang lain hanya karna aku ingin kamu bisa jadi jauh lebih baik daripada aku...

Aku berusaha mengingat setiap penggalan memory yang yang masih tersisa...mengingat cerita yang pernah kita lalui...ada yang membuatku tersenyum, dan ada pula yang membuatku kembali pilu ktika mengenangnya.
Maaf...maafkan aku yang tak pernah slalu ada di sisi mu, seharusnya tak kubiarkan kau sendiri sampai semua terjadi, seharusnya aku bisa selalu ada bersamamu, menemani mu, membimbingmu, mendengarkan setiap keluh kesah mu...Maaf atas sgala keegoisan ku, sehingga sering kali aku mengacuhkanmu, tak mau peduli padamu, terlewat kesal padamu hingga enggan berkata-kata padamu.

Dan malam ini aku hanya bisa merindukan kebersamaan kita dulu...dan malam ini aku hanya bisa menjerit menatap stiap slide foto kenangan kita berdua...dan malam ini aku hanya bisa memberikan doa yang terbaik untuk mu...

I miss u so... :(

Friday, October 21, 2011



Tepatnya sekitar  19 tahun yang lalu aku bersama keluargaku hijrah ke kalimantan tengah. Bersama bapak, mama dan seorang adikku. Saat itu kami memang masih ber empat. Tidak ada rasa kehilangan ataupun penyesalan saat itu yang kurasakan saat tiba di sebuah tempat yang terpencil. Di sebuah desa yang jauh dari hiruk pikuk bingar perkotaan, listrik pun tak ada. Tapi entah kenapa saat itu aku malah menikmati semuanya. Ya mungkin karna aku masih terlalu polos dan belum mengerti tentang semua perbedaan kehidupan yang aku lalui dari kota metropolitan Surabaya hijrah ke lokasi terpencil seperti itu. Aku sekeluarga hijrah kesana awalnya juga tak tahu karna alasan apa, yang jelas semua begitu cepat dan mendadak. Dua hari sebelum berangkat, Bapak baru mengabarkan kita sekeluarga akan pindah. Aku juga tak tahu bagaimana bisa mengurus semua surat-surat kepindahan secepat itu. Dan sampai sekarang pun, aku masih belum tau apa yang membuat Bapak tiba-tiba memutuskan untuk hijrah ke kalimantan tengah. Tapi bukan soal alasan kepindahan yang ingin aku ceritakan kali ini. Tapi tentang apa yang aku lihat, rasakan dan alami di kalimantan saat itu berbeda dengan kondisi sekarang.

Ada perbedaan yang kurasakan kalimantan yang sekarang dengan kalimantan yang dulu. Tahun 2010 lalu aku berkesempatan mengunjungi tempat dimana saat itu aku pernah tinggal.  Dulu aku tinggal di desa Sukamandang G1, kenapa ada G1, apa juga ada Sukamandang G2? Ya, memang benar ada Sukamandang G1, G2, B1, B2. Entah apa maksudnya ada huruf dan abjad di belakang nama Sukamandang. Jarak Sukamandang G1 dengan Sukamandang G2 tidak berdekatan, kurang lebih bisa ditempuh dengan jarak 30 menit dengan kondisi jalan saat ini. Tapi dulu saat awal aku tinggal di Sukamandang, jarak yang ditempuh untuk ke G2 bisa sampai 1 jam jika jalan tidak habis hujan. Kalau habis hujan jelas dibutuhkan waktu lebih karna akses jalan yang licin, lumpur tanah liat yang sering membuat truk-truk yang kami kendarai terjebak di dalamnya. Dulu moda transportasi yang sering kita gunakan adalah truk, sepeda motor merupakan barang mewah yang jarang dimiliki saat itu dilokasi tersebut. Kondisi jalan poros saat itu adalah jalan dengan tekstur tanah padat yang memiliki corak warna warni, sampai sekarang pun aku masih suka menjumpai tanah liat semacam itu di pinggiran parit perkebunan kelapa sawit yang biasa aku lalui.  Jalan poros selebar kurang lebih 10 meter itu biasa dilalui truk dan tronton yang mengangkut kayu-kayu gelondongan yang sangat besar, kadang juga untuk mengangkut rumah-rumah kayu. Dulu setiap ada tronton yang memuat gelondongan kayu-kayu berukuran raksasa, aku dan beberapa teman sebaya yang ada disekitar rumahku pasti akan berlari menuju jalan poros untuk menyaksikan tronton-tronton besar dengan muatan super besar. Kebetulan rumahku berada dekat dengan jalan poros, hanya sekitar 300 meter, dan dibatasi dengan hutan kecil selebar 100 meter. Jadi dari rumahku pun aku bisa mendengar kendaraan besar yang melintas. Dulu sepanjang kanan kiri jalan poros aku bisa melihat belantara hutan alam kalimantan yang khas dengan nuansa rimbanya setiap kali aku melakukan perjalanan ke desa tetangga bersama keluargaku. Tak jarang aku melihat orang utang maupun monyet yang bergelantungan dari satu pohon ke pohon lain. Terkadang juga truk yang kami kendarai harus berhenti karena ada rombongan babi hutan menyebrang. Musang, tupai, ayam hutan, burung-burung, semua satwa yang masih bisa kulihat sekarang tak tampak lagi. Hutan lebat yang dulu sangat kukagumi karna selalu bisa menyejukan mata dan hatiku kini berubah dengan hamparan sawit atau bahkan hamparan ladang gersang bekas pembakaran. Kesejukan yang dulu masih kurasakan disaat melakukan perjalanan di siang hari kini tak kurasakan lagi. Kini AC mobil pun tak dapat menandingi suhu panas di luar ruangan. Aku baru tau kalau Sukamandang berada di sebuah kawasan perkebunan yang dimiliki perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. 

Dulu aku masih terlalu kecil, belum tahu apa itu ilegal logging, apa itu pembalakan liar, apa itu eksploitasi alam, pembakaran hutan dan sebaginya, aku belum tahu itu. Masih terekam jelas memory-memory masa kecil yang sempat kuhabiskan walau hanya 6 bulan saja di Sukamandang. Aku memang hanya 6 bulan saja disana sampai akhirnya orangtua ku memulangkanku ke Jawa, ke Surabaya, ke tempat mbahku tinggal. Itulah dimana aku harus terpisah jarak oleh kedua orang tuaku selama belasan tahun. Sejak saat itu aku berada dalam asuhan mbahku. Dan selama 6 bulan di Sukamandang aku sudah mendapatkan pengalaman-pengalaman yang tak pernah kudapat sebelumnya. Dan saat ini ketika aku kembali mengingat semua itu, aku benar-benar bersyukur pada Allah SWT atas perjalanan hidup yang telah kulalui.
(Bersambung)

Sunday, October 16, 2011

I feel I just have U god................
I don't have friend,I don't have someone who care with me. . .
I often feel quitter if I remember that there's no who care with me
I pray to God to send me the best friend in the future,,,
but why it doesn't be come true???
I know that God won't give what I want,but God will give me What I need..................
but.....
please God this time I want you to send me someone who can know what I feel
so that I can share with him/her..................
you give me a Lot of boys who love me,but I don't want many Boyfriends.....
I just want The Best friend!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Please heard my Pray God...

Saturday, October 15, 2011

Apa yang kamu rasakan ketika sedang merindukan seseorang???
Sedih??
Bahagia??
Deg deg an??
Bingung??
Hehehehe kira-kira berapa tahun yg lalu ya poto ini

Semua rasa itu bisa saja terjadi dalam satu keadaan dimana kita sedang mengalami yang namanya merindu. Rindu atau kangen adalah hal yang manusiawi sekali yang dialami tiap manusia. Rasa itu begitu indah dan romantis menurutku. Dan pagi ini hari ku telah diwarnai oleh rasa rindu, rindu pada seseorang yanga jauh disana :)
hhhhh...entah apa yang terjadi, mengapa, dan bagaimana selanjutnya, tak akan ada yang mengerti. Smua hanya rahasia Illahi, aku hanya berharap smoga Allah masih memberikan kesempatan padaku untuk bisa bertemu dengannya. Amien

Saturday, October 8, 2011

Blog ini akan aku gunakan untuk berbagi pengalaman dan cerita yang terjadi dalam hidupku. Memang aku bukan siapa-siapa yang banyak orang ingin tahu tentang aku. Tapi setidaknya melalui media blog ini aku bisa berbagi. Semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan kita. Jangan segan-segan untuk bertanya ya, pepatah bilang "malu bertanya sesat di jalan" .
Oke tak kenal maka tak sayang, jadi perkenalkanlah diriku adalah seorang pendekar wiro sableng versi cewek, lol. Aku bisa berubah menjadi apa saja, dan itu tergantung mood yang aku rasakan saat itu, jadi bukan tergantung kantong ajaibnya Doraemon ato jam tangan yang biasa dipake power rangers untuk berubah ya. Dan karna aku ini moody orangnya jadi bahasa tulisan yang aku gunakan juga akan mengikuti mood ku, kalau lagi serius mungkin gaya tulisanku akan terkesan serius dan juga sebaliknya. Intinya aku akan berbagi hal-hal yang menurut aku bisa menjadi inspirasi maupun menambah wawasan kalian. So mari kita bagi membagiiii :D
Aku rasa cukup sekian perkenalanku kali ini. Semoga dengan perkenalanku kali ini kalian semua sudah bisa sayang aku, kan tak kenal maka tak sayang, sekarang sudah kenalan jadi sudah bisa sayang dong, hayhayhay.
 

Copyright 2010 dare 2 DREAM.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.