Monday, November 12, 2018

Holla pemirsaa...long time yah gak nulis di blog ini. Hasrat menulis sebenarnya banyak tertahan di angan-angan. By the way tulisanku kali ini tentang Bapak, aku menyebutnya "Cerita Tentang Bapak". Tapi yang perlu kalian tau, ini tentang Bapak ku :) bukan bapak-bapak di luar sana :D, ini tentang bapak yang telah mendidik ku, mengajariku banyak hal dan berbagi tentang pelajaran-pelajaran hidupnya. Mungkin akan ada banyak cerita tentang bapak di blog ini, karna semua kisah yang aku lalui bersama bapak adalah momen yang berarti dan tidak ingin aku lupakan.

Kemarin, 12 November 2018

Pukul 12.18 WIB, ponselku berdering, dan nama Home muncul di layar ponsel. Aku sempat ragu dan butuh beberapa detik untuk memastikan bahwa itu adalah nomor rumah kedua orangtuaku sampai akhirnya ku jawab panggilan itu.
      "Hallo" sapaku
      "Hallo, lagi apa nduk?" suara yang sangat familiar, suara yang selalu kurindukan, itu suara bapak.
      "Kok pake telpon rumah?ntar mahal lho bayarnya, biar aku telpon bapak"
      "Oh iya telpon balik ya soalnya pulsa bapak pas habis" dan sesi percakapan terputus.
FYI kedua orangtuaku tinggal di Kalimantan jadi kami memang jarang bertemu, apalagi setelah aku menikah dan ikut suami di Batam, momen kami bisa bertemu dan berkumpul bersama adalah lebaran beberapa bulan lalu. Kami sering melakukan video call untuk mengobati rindu bertemu satu sama lain. Apalagi kedua orangtuaku suka kangen sama anakku.
      "Hallo, Assalamualaikum"sapa bapak begitu menjawab panggilanku.
      "Walaikumsalam,ada apa pak?"
      "Lagi istirahat kan ini?sudah makan?"tanya bapak
      "Iya lagi istirahat, belum makan, habis ini mau keluar beli makan, ada apa pak?"aku kembali bertanya
      "Ini bapak mau bikin ajang viral enaknya buat dimana ya biar bisa ada group nya gitu dan semua orang bisa lihat"
      "Maksudnya ajang viral gimana?"
      "Jadi bapak mau bikin kegiatan yang bisa diviralkan, dari satu sekolah ke sekolah lain, sekolah satu menantang sekolah lainnya untuk bikin kegiatan yang seperti sudah dilakukan sama sekolah penantang, nanti bisa viral gak di Indonesia saja tapi di dunia juga" aku mencoba memahami penjelasan bapak yang apa adanya. Aku tau beliau tidak akan menghubungiku jika sudah tau apa yang harus beliau lakukan.
      "Jadi bapak mau buat wadah atau komunitas yang nantinya jadi tempat untuk memviralkan suatu kegiatan?"tanyaku memastikan
      "Iya"jawabnya
      "Dalam bentuk apa bapak ingin memviralkan? artikel atau foto atau video"
      "Video tapi tidak menutup kemungkinan artikel dan foto kegiatan?"
      "Kalau gitu bapak bikin group aja di FB, group tertutup yang bisa dikelola dengan menyeleksi orang-orang yang pengen bergabung dengan group, tujuannya agar anggota group bukan orang-orang yang tidak punya kepentingan, tapi harus dikelola groupnya, ada admin yang bisa fast respon menanggapi di group itu"
      "Adminya siapa?bapak gaptek,adikmu gak mungkin karna dia sekolah aja pulang sampe sore"
      "Kan gak harus standby 24 jam pak?ya mungkin 2-3 jam baru bisa merespon kam gak masalah"
      "Oh jangan, terlalu lama membiarkan seseorang menunggu respon selama itu, kita tidak akan pernah tau bahwa selama durasi dia menunggu respon akan ada banyak hal yang bisa terjadi, asumsi-asumsi yang bisa muncul dengan tak terkontrol"
      "Berarti bapak harus mengajak orang lain untuk mengelola akun itu, atau sekalian aja kalau gak mau buat group di FB, langsung buat akun youtube aja. bapak juga bisa dapat bayaran dari youtube kalo jumlah subscriber dan viewernya banyak. Aku gak tau pasti jumlah subscriber sama viewers minimalnya berapa, tapi kalau mendayung 2,3 pulau terlampaui, why not"
      "Berarti bapak harus ngajak kerjasama karna gak mungkin bapak sendiri yang menjalankan, bapak gaptek dan kamu juga gak mungkin bisa standby setiap waktu untuk ngurusi urusan bapak"
      "Emang bapak mau ngajak kerjasama siapa? cari partner yang memang sejalan dengan tujuan bapak, tujuan utamanya bukan duit kan? tapi bagaimana gerakan positif yang bapak tularkan bisa viral dan menular seantero jagad raya"
      "Iya, bapak sudah punya gambaran mau ngubungi siapa, mungkin Coca cola foundation sama Bukalapak. Karena kemaren waktu bapak diundang ke acara mereka, mereka banyak kasih ilmu seputar ini juga" dan obrolan kami hampir selesai sebelum akhirnya aku mengakhirinya.

Kalian tau kenapa aku ingin menuangkan ini dalam blog? just make sure, jika suatu saat mimpi-mimpi bapak terwujud dan ada pihak-pihak yang dengan sengaja ingin menjatuhkan beliau. Here i'am...aku dengan tulisanku akan bersuara, bahwa aku adalah salah satu bagian dari saksi hidupnya yang ingin semua orang tau bahwa bapak punya mimpi tentang ini, tentang hal yang sebenarnya aku belum banyak tau karna aku tau bapak tidak ingin menceritakan lebih detail karna memang belum waktunya. Bapak di usianya yang senja yang seharusnya hanya tinggal duduk manis dan menikmati sisa hari tuanya, tapi belum bisa dilakukannya, karena masih HARUS mengejar mimpi.

ditulis di Batam, di kantor baru Tanjung Riau....

Sunday, June 19, 2016

Holla pemirsaahhh...long time no see you yahhh, aduh ini blog sudah berkarat gara-gara saking lamanya gak diupdate. Sebenernya bhasrat untuk menulis kerap kali muncul, hanya saja tidak dibarengi dengan mood yang bagus. Kalau dilihat update terakhirku adlah tanggal 15 Mei tahun lalu, artinya sudah lebig dari setahun kan. Ya mau gimana lagi pemirsah, keinginan untuk menjadi blogger tidak di dukung dengan stabilitas mood, maafkeun...maafkeun..aku minta maaf dulu sebelum lebaran. Ok cukup basa-basinya, ada dua hal penting yang terjadi awal tahun 2016 ini:

1. Resign sebagai dosen
Aku memutuskan resign sebagai dosen di salah satu universitas swasta di Batam otomatis aku juga mundur dari jabatan struktural di universitas tersebut sebagai Wakil Dekan. Hal ini bukan tanpa pertimbangan. Aku memutuskan untuk menuruti permintaan suami dan keluarga besarnya untuk mencari pekerjaan yang jam kerjanya pagi hari dan bukan sore hari apalagi sampai larut. Akhirnya gayung bersambut, aku diterima kerja di salah satu instansi pemerintahan di Kota Batam, Alhamdulillah, aku merasa Allah tiada hentinya memberikan rizky yang tidak terduga bagaimana dan darimana asalnya.

2. I got married ^__^
Aku telah melepas masa lajangku dengan seseorang yang sangat beruntung mendapatkan diriku, hahahaha (pede amat). Iyalah dia beruntung, mas suami adalah pria beruntung yang telah berhasil membuatku untuk mau diajak bersusah senang, tawa tangis bersama melalui sisa perjalanan hidupku, semoga sampai maut memisahkan Amiin. Aku menikah pada tanggal 21 Februari 2016, jadi masih anget-angetnya ni. Postingan all about my wedding akan aku post di kesempatan lainnya ya, lek gak males tapi yahh, hehehe.

Untuk pemanasan, aku kira segitu dulu yah cerita singkatku, doakan untuk cerita selanjutnya bakalan di dukung dengan mood yang gak males,heheheheh.

Friday, May 15, 2015

Aku baru ingat kalau aku belum berbagi cerita tentang wisudaanku S2 kmaren, kmaren bulan desember tahun lalu :D. Memang sudah hamper 3 bulan yang lalu yah..tapi aku pengen banget ngeshare pengalaman ini sama kalian. Aku baru tau hal ini belum aku ceritakan di blog gara-gara pas ada orang sms mau sewa kebaya, trus aku cek2 blog ku dan ternyata aku tidak menemukan foto-foto wisudaku. So…inilah ceritaku.

Yang sering rempong pas menjelang wisudaan kampus itu adalah kaum wanita, bener gak?? Jawab dalam hati masing-masing ya. Emang ngrempongin apa aja sih? Make Up dan Kebaya, dua hal utama yang musti disiapin menjelang wisuda. Karena dua hal ini lah yang akan membuatmu menjadi bak ratu sejagad dalam waktu hitungan jam saja dan untuk beberapa jam saja. Padahal preparenya bisa jauh-jauh minggu sebelumnya. Oke langsung disimak ya anak-anak…!

Prepare Kebaya

Tadinya aku berencana mau sewa, karena aku berpikir bahwa kalau buat kebaya hanya untuk sekali pake kan sayang. Bahan dan biaya jahit kisaran 750 ribu ke atas kalau mau yang bagus. Uang segitu kalau Cuma dibuat sekali pake kan sayang. Kalau sewa biayanya bisa dibawah itu. Kalau mau jahit juga harus prepare jauh-jauh hari, hunting kainnya, cari desain yang pas (kebetulan aku desain sendiri), dan yang paling penting cari penjahit kebaya. Gampang-gampang susah cari penjahit kebaya. Buat yang uda punya kenalan penjahit langganan sih enak. Dan sering kali kalau jahit kebaya gak di penjahit sekelas butik atau desainer gitu, hasilnya pasti gak 100% sesuai keinginan kita, sekalipun sudah dikasih sketsa desain kebayanya. Aku kemaren pilih jahit sendiri karena kepikiran kebayaku bisa aku buat untuk acara pesta, makanya aku memutuskan untuk gak sewa pada akhirnya. Bahan kebaya aku dapet dari took Citra yang ada di Jl.Al Qodri (kalo gak salah nama jalanya). Pokok took kain ini sudah tersohor di kota Malang jadi banyak yang udah tau. Kain brokat aku beli 2 meter, karena aku mau model peplum (ka nada rimpel-rimpelnya) jadi butuh agak banyak kainya, trus untuk bawahanya sejenis songket gitu. Kain brokat per meter dari harga 280 ribu dapet diskon jadi 260 ribu/meter, aku beli 2 meter dan kain untuk bahan bawahanya aku dapat harga 45 ribu/meter, aku juga beli 2 meter. Total kain bahan kebaya aku mengeluarkan dana 610 ribu. Untuk penjahitnya, aku ada langganan di pasar besar malang. Di took peraatan pengantin dan kebaya gitu, namatokonya Toko Saduwi, dia punya showroom juga di jalan apa gitu aku lupa pokoknya daerah deket pasar besar juga. Biasanya kita antar bahan dan ngukur-ngukurnya di took, ntar pas fitting baru kita ke showroomnya. Biaya untuk jahit kebaya tanpa payet adalah 150 ribu  (atasan dan bawahan) pokoknya kalau modelnya gak terlalu banyak variasi. Untuk yang nambah payet dan kamisol (daleman kebaya) bisa Tanya-tanya di 085785108857.

MakeUp

Untuk urusan Make-Up aku sudah mengidam-idamkan dan bercita-cita sejak tahun 2012 waktu ketemu salah satu blog beauty blogger. Dari dia juga aku jadi berani untuk mulai mewujudkan cita-citaku dengan passion yang aku miliki karena dia adalah sosok yang sangat menginspirasiku. Sejak aku menemukan blognya dan rutin mengikuti update terbaru darinya, aku semakin mengidolakannya dan berharap bisa menjadi seperti dirinya (sukses di bisnis yang berawal dari hobby). Dia adalah mbak Vindy yang ajaib, karena memang tangannya ajaib bisa menyulap tampang upik abu sepertiku menjadi sosok yang membuat bapakku pangling, membuat teman-teman seangkatanku yang wisuda bareng juga pangling. Jadi ceritanya aku gak ikut gladi bersih wisuda, sehingga aku gak tau duduk disebelah siapa nantinya, pas hari wisudanya ternyata aku duduk bersebelahan dengan anak jurusan lain, perlu waktu beberapa saat sampai aku Tanya “kamu inget aku kan?” tanyaku, karena malam sebelum wisuda ada acara pelepasan di fakultas dan aku sempat berinteraksi dengannya. “Sempet pangling tadi mbak, tapi andeng2 nya (tahi lalat) bikin aku inget mbak” begitu jawabnya. Trus parahnya, temen sejurusanku yang duduk di depanku baru ngeh kalau itu adalah aku setelah kita di panggil ke panggung buat salaman sama rektor. “Ya Allah ini Laras toh, ya ampun makeup nya bagus banget, tak piker tadi orang lain makanya gak tak ajak ngomong dari tadi, ihh makeupnya mbak vindy emang bagus ya” kata salah seorang temenku yang emang sebelumnya da tau kalau aku mau makeup di mbak Vindy. Untuk soal harga dibandingkan beberapa tariff makeup wisuda yang aku tau, punya mbak Vindy harganya tergolong lebih mahal. Tapiii…..seperti yang sering orang bilang, ono rego ono rupa, yang dalam bahasa jermannya adalah ada harga ada rupa. Dengan hasil yang cetar dan berhasil membuat orang disekitar kita sampe tidak mengenali kita itu adalah hasil yang luar biasa buatku. Waktu wisuda kemaren aku ditawarin 300ribu untuk brand local (kayak ultima dkk) dan 400ribu untuk high end brand, merk dari luar kayak MAC, Estee Lauder. Harga sudah termasuk hairdo maupun hijab stylist, ntar untuk perlengkapan atau aksesoris rambut dan hijabnya dipinjamin sama mbak Vindy. Trus bedanya apa??ya jelas beda cinnn…untuk hasilnya gak jauh beda, Cuma kalo kita pake yang high end brand itu rasanya ringan di wajah, gak berasa berat kayak pake bedak yang berlapis-lapis, lebih enteng lah. Kebayang kan wisuda tuh gak Cuma sejaman kelar, jadi kalau berasa berat ni muka karna adonan makeup yang berlapis-lapis ditambah hairdo ato hijabnya, pasti bikin bĂȘte cyiinn…. Selisih harganya emang 100ribu, lumayan juga buat beli baju ato makan di Pizza Hut, tapi dari pada lumanyun sepanjang acara wisuda, mending lumayan kan sesekali juga gak papa kan ngeluarin budget lebih buat moment special kayak gini yang gak musti tiap tahun kamu lakuin. Sebelum aku nyoba makeup wisuda di mbak Vindy, sebelumnya temenku yang kebagian wisuda duluan sebelum aku juga aku rekomenin ke mbak Vindy, aku dengan pedenya meyakinkan bahwa hasilnya akan memuaskan. Ini berdasarkan pantauanku yang intens banget kepoin Instagram, timeline di funpage maupun di blognya, dan semua hasil yang dia tunjukan membuatku terkagum-kagum, kerennn, emejiinng deh pokoknya (mulai deh lebay). Temenku itu juga bilang dia puas dengan hasil makeupnya dan berhasil buat temen yang wisuda bareng dia juga pangling, syukurlah J
More info : 085646460079
atau langsung cek ke blognya mbak Vindy kalo kalian mau kepo hasil tangan ajaibnya http://www.inivindy.com/

Dan di bawah ini penampakan makeup wisudaku kemaren.



Selesai makeup



Friday, March 20, 2015

Yaaahhh.......benar sekali judulnya bikin aku agak berat menuliskannya pemirsah. Tanggal 8 maret 2015 kemarin aku memang menghadiri pesta pernikahan salah satu sahabat terbaikku. Saking baiknya aku rela terbang (pake pesawat maksudnya) dari Batam ke Surabaya untuk menghadiri pesta pernikahannya. Sampai sekarang ada perasaan iri yang tak kunjung pergi dari benakku karena Dee akhirnya melepas masa lajangnya bersama Mas Bro (sebut saja namanya Mekujo). Jalinan asmara yang mereka rajut selama hampir 3 tahun akhirnya mengantarkan mereka pada pelaminan. Ahhh betapa aku benar-benar merasa sangat tragis kisahku. Aku sudah merajut kasih bahkan sampai merajut asa slama kurang lebih 8 tahun dengan mas pacar tapi masih gini-gini aja T_T (belum nikah-nikah). Well we don't know nasib orang karena jodoh, mati, rizky sudah ada yang ngatur, bener khaannn??? *menghiburdiri*.
Semua ada masa dan waktunya, Allah Maha Tahu waktu yang terbaik untuk umatnya. Mungkin aku sedang dipersiapkan untuk menjadi jodoh terbaiknya seseorang, begitu juga dengan seseorang yang akan menjadi jodohku kelak, dia juga sedang dalam proses dipersiapkan oleh Allah untuk mendampingiku, apakah itu mas pacar atau someone else?? cuma Allah yang tahu, ngintip pun aku gak bisa,hehehe. Jalani apa yang ada, tetep bersyukur, tetep berkarya, tetep ibadah, tetep usaha, tetep memberikan yang terbaik untuk semuanya :)

Dan di bawah ini adalah beberapa potret kenangan di acara niakahannya Dee. Sekali lagi Congratulation buat sahabat baikku Dee and masbro, smoga jadi keluarga yang samawa n cepet dapet momongan. Amiiinnn....

Bersama mempelai dan salah seorang sahabatku "Neny"

Karena persahabatan tak mengenal jarak

Congratulation Masbro n Mbakbro

With Beautiful bride

Boo n Bee

Selalu ada kekacauan 

LoL

Dan aku akan merasa kesepian tanpamu :3

Numpang selpie sek



Bersama sibuta dari bawah meja prasmanan

Sunday, January 11, 2015

Jadi ceritanya gara-gara mbak vindy ajaib yang lagi-lagi kasih aku ilmu gretongan plus kasih aku inspirasi. Akhirnya aku mulai memberanikan diri posting judul di atas. Ya kali aja ada yang butuh kebaya buat wisuda ato buat apa kek pokoknya yang bisa cucok kalo pake kebaya yang aku punya. Habisnya sayang juga buat kebaya cuma dipake sekali aja. Tadinya aku juga mikir buat sewa kebaya aja untuk acara wisudaku, tapi berhubung model kebayanya gak cocok sama seleraku jadinya ya terpaksa buat. Nah sekarang aku mau nawarin kebayaku buat kalian yang lagi pengen sewa kebaya, lokasinya di lawang atau malang yah. Aku punya 4 model kebaya, cuma yang baru ku upload 2 kebaya, ada model peplum, kebaya bali, kebaya kutu (warna ungu), kebaya encim (warna merah). Untuk bawahannya model sepan panjang gitu, sementara ini cuma ada warna emas sama warna biru dongker kombinasi pink ungu, jenis kainnya motif-motif songket gitu. Ukurannya S-M. Untuk harga sewanya mulai dari 150 ribu - 200 ribu/set (kebaya dan bawahannya). More info bisa tanya via sms ke 0857 537 527 10.
Sewa tidak termasuk hijabnya

Kebaya Bali warna putih gading, sewa tidak termasuk aksesoris

Friday, October 3, 2014

Hai pemirsahhhh....huwa lama sekali sepertinya aku gak menjenguk blog pribadiku yang belum berani aku publish,hehehehe. Biarlah, suatu saat nanti aku akan mempublishnya, Insha Allah. Ada kabar baik nih, aku sudah dinyatakan lulus loh *sambil kipas-kipas* ecieeee. Bukannya mau pamer, cuma mau woro-woro aja, hahahahaha *tampar muka sendiri*. Bukan gelar yang aku dapat setelah lulus, yang paling penting dari perjalananku selama menempuh S2 adalah semua ilmu yang aku dapat bisa berguna dan bermanfat buat banyak orang, Amiinnn (ikutan di aminin yah :). Banyak banget suka duka, tawa, tangis, jatuh bangun aku mengejarmu....namun dirimu tak mau mengertii....lhoh kok jadi lirik lagu dangdutan???hahahahaha masih kebawa hawa bahagianya nih, yah walaupun revisinya banyak amit, amit aja gak banyak-banyak *halah*.

Aku rasa perasaanku sama seperti kalian yang pernah melalui masa-masa berat dan sulit menurut kalian. Masih terbayang jelas dan sepertinya baru kmaren-kmaren aku merasa hampir putus asa, nangis, gak bisa tidur tiap malam, saat-saat mencari solusi pemecahan tesisku. Tapi Alhamdulillah wa syukurillah, sgala effort, doa dan dukungan kluarga,sahabat dan orang-orang terdekatku termasuk si kangmas, merupakan hal yang luar biasa yang mengantarku sampai pada tujuan dimana sat ini aku berada. kalau ditanya apa bedanya menyususn tugas akhir S1 dengan S2??Pusingnya sih sama aja, nunggu dosen pas mau asistensi juga aku lalui di S2, dicoret-coret juga masih tetep aku lalui. Bedanya dulu S1 waktu ngerjain TA (tugas akhir) dikarantina di studio skripsi arsitektur, kalau di S2 ya karantina sendiri di kamar kos :D. Anyway plan setelah wisuda adalah ngurusi kerjaan dan prepare buat.......aduh kasih tau gak yah??kalian pengen tau gak sih??pengen tau banget atau pengen tau ajah??serius beneran pengen tau??Emmmm....kapan-kapan aja deh aku kasih taunya, ok see u soon, keep spirit and be positive ^^
Ini paspoto buat ijasah pas S1 dan S2, ada perbedaannya gak??yang jelas aku masih awet muda kan,bwahahaha :P

Saturday, July 26, 2014

Lebaran kali ini berbeda dengan lebaran tahun kemarin. Setiap tahun tidak pernah terasa sama lebaran-lebaran yang kulalui. Tapi dari situ aku bisa merasakan perbedaannya, terima kasih Ya Allah atas setiap perbedaan yang telah engkau beri di setiap lebaran-lebaran yang kulalui, begitu juga lebaran kali ini (Insha Allah). Tidak setiap lebaran aku selalu bisa berkumpul dengan kedua orang tua dan adik-adikku, juga tidak setiap lebaran aku bisa berkumpul dengan semua keluarga besar. Jika kalian bertanya apakah itu semua membuatku sedih? Jawabannya adalah “YA”, tapi yang paling membuatku sedih adalah ketika tidak bisa bersama kedua orang tuaku dan adik-adikku. Memang benar keluarga adalah tempat yang selalu membuat kita rindu untuk kembali pulang. Keluarga adalah tempat dimana terkadang semua beban yang kamu rasa akan hilang sejenak atau bahkan berkurang. Keluarga adalah tempat dimana kamu selalu bisa menemukan kehangatan. Tempat yang akan selalu menerimamu apa adanya dengan segala kesalahan yang pernah kamu buat, dengan segala kekurangan yang kamu miliki. 

source by: hilirmudik.com

Bisa dibilang aku selalu menjalani moment lebaran dengan situasi yang bergantian, jadi misalnya tahun ini aku bisa berkumpul dengan keluargaku, kemungkinan besar lebaran tahun berikutnya aku akan melaluinya sendiri. Selalu ada hal yang Allah perbuat untuk maksud tertentu saat aku tidak bisa melalui moment bahagia ini bersama keluargaku. Aku tahu rasanya lebaran seorang diri tanpa keluarga dan sanak saudara, aku tau rasanya bagaimana lebaran tanpa kedua orang tua dan adik-adikku, aku juga tau rasanya lebaran menghabiskan sepanjang waktu dikosan yang berasa sepi tanpa penghuni kecuali aku seorang diri. Tapi semua aku syukuri, banyak orang yang gak bisa merasakan apa itu mudik karna mungkin keluarga besarnya berada dalam satu kota atau malah tetanggaan. Tapi aku pernah merasakan moment mudik, saat harus berburu tiket murah, saat harus berdesak-desakan di kereta,bis,mabuk saat naek kapal, deg-degan saat akan take off, saat travel semakin dekat membawa kita menuju rumah, semua yang pernah aku rasakan, yang berhubungan dengan mudik, selalu membuatku bahagia. Thanks to My Allah. Lalu bagaimana selama perjalanan aku sudah membayangkan berkumpul, makan satu meja,bertukar cerita,bercanda,hhhh....semua lelah selama perjalanan pasti tergantikan saat melihat senyum dan tawa kedua orang tua dan adik-adikku menyambut kedatanganku. That’s why.....aku slalu merasa bersemangat saat akan mudik walau mungkin aku harus naek bis berjam-jam, atau harus rela mabuk laut, atau harus rela di jemput travel pagi buta pukul 2 pagi gara-gara jadwal pesawat jam 7 pagi. Dan lebaran kali ini aku kembali harus melaluinya tanpa kedua orang tua dan adik-adikku. Sedih rasanya  saat tidak bisa berkumpul dengan mereka di moment dimana kebanyakan semua orang melalui bersama keluarganya.

Keluargaku masih menggunakan tradisi jawanya saat hari raya tiba. Aku rasa sebagian besar dari kalian yang berasal dari jawa juga mengalaminya, saat dimana setelah sholat ied, pulang ke rumah, kemudian bapak ibu sudah berada di singgasananya, siap untuk menerima sungkeman dari anak-anaknya. Kalau di keluargaku, tradisi sungkeman ini lengkap dengan menggunakan bahasa jawa halus, atau krama inggil kalau tidak salah namanya. 
Dulu waktu aku kecil sehari sebelum lebaran aku pasti harus menghafalkan kalimat-kalimat yang biasa diucapkan saat sungkeman. Tapi sekarang tidak lagi, secara sudah berapa tahun aku melalui tradisi ini. Bahasa sungkeman yang aku gunakan gak ribet kok menurutku, kalimatnya seperti ini : “ Ngaturaken sugeng riyadin, bilih wonten kalepatan kulo nyuwun pangapunten. Mboten langkung kulo nyuwun tambah pangestunipun” yang artinya kurang lebih seperti ini “ Mengucapkan selamat hari raya, kalau ada kesalahan saya mohon maaf. Tidak lupa saya minta tambah doa restunya”. Kalimat ini biasanya digunakan saat aku sungkeman pada mereka yang dituakan, seperti kedua ortu ku, kemudian kakek nenek ku, dan kakak-kakak dari orang tuaku. Jadi adik-adikku pun juga melakukan sungkeman padaku *heheheh* tapi sayangnya adikku tidak menggunakan bahasa krama inggil seperti yang aku tulis di atas. Mungkin karena kita dibesarkan pada zaman dan lingkungan budaya yang berbeda. Jadi adik-adikku hanya menggunakan kalimat dalam bahasa Indonesia saja. Yang penting tradisi sungkemannya gak boleh hilang.

Terlepas dari segala tradisi lebaran yang ada di Indonesia, Hari Raya Idul Fitri tetap harus kita maknai dengan sungguh-sungguh. Sungguh-sungguh memulai semuanya dalam keadaan yang fitri, hati yang bersih. Tetap menjalankan amalan-amalan baik yang sudah kita kerjakan di bulan suci Ramadhan. Saling maaf memaafkan segala kesalahan baik lisan maupun perbuatan. Dan akhirnya aku juga mau ngucapin SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1435 H, Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin ya pemirsa. Selamat mudik buat yang lagi mudik, dan buat yang gak bisa mudik kayak aku jangan sedih. Lebaran gak cuma bisa di rayakan dengan mudik kan?jadi jangan galau. Allah selalu tau apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. Mudik dan tidaknya kita di hari lebaran pasti dengan sebuah alasan dan maksud. Jadi tetep be positif dan sambutlah hari kemenanganmu!!!



See you soon :*
 

Copyright 2010 dare 2 DREAM.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.